Senin, 11 Mei 2009

20/10/07 History Of Goth #1
Oct 20, 2007 at 11:11 AM
HISTORY OF GOTH part 1

The Beginning

“In the aftermath of punk in the late 70s and early 80s a bewildering variety of new and re-invented musical styles began to crop up, and around 1978-9 a style began to appear which the press had by late 1979 started to call "gothic"…”

Apabila melihat jauh ke belakang, David Bowie, the Doors, dan the Velvet Underground dapat dikatakan sebagai influence yang sangat mempengaruhi goth secara musikal. Tetapi booming punk pada pertengahan sampai akhir 70an melahirkan background yang penting untuk subkultur goth, dari style fashion dan musik. Pelopor dari style musik ini adalah Joy Division, Siouxie and the Banshees, Bauhaus dan UK Decay. Ditandai dengan dirilisnya album the Banshees yang pertama ("The Scream", November 1978) dan album pertama Joy Division ("Unknown Pleasures", Juni 1979). 2 rilisan legendaris ini menjadi sampel musik goth awal yang menggabungkan rhythm punk dengan sound yang dingin dan kelam. Namun band pertama yang tak dapat diklasifikasikan dengan aliran lain selain goth pada waktu itu adalah Bauhaus, yang merilis single pertama mereka "Bela Lugosi's Dead" pada September 1979. Apabila the Banshees dapat dikatakan sebagai musik punk, the Cure sebagai new wave, Joy Division sebagai post-punk, maka Bauhaus dapat dikatakan benar-benar goth pada musik, style, penampilan,dan lirik.

Pada saat yang sama dengan terbentuknya Bauhaus, UK Decay mulai meninggalkan akar musik punk mereka, dan beralih ke sound gothic yang lebih independen. Pada Februari 1981, Abbo salah satu personelnya menandai "gothic" sebagai sebuah movement musikal baru jauh sebelum pergerakan ini benar-benar terjadi. Meskipun tidak pernah sepopuler Bauhaus, Siouxie and the Banshees, dan Joy Division, UK Decay menjadi tolak ukur style musik untuk band-band goth pada tahun-tahun berikutnya.

Goth Era Batcave

Pada tahun 1980/1981 gelombang baru band-band gothic mulai bermunculan (disebut dengan second wave goth movement). Danse Society, Play Dead, The Sisters of Mercy, dan the Cure beramai-ramai meninggalkan sound New Wave mereka dan menciptakan sound gothic mereka sendiri.

2 tahun kemudian, di bulan Juli 1982 klub Batcave dibuka. Klub ini menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang jenuh dengan New Romantic yang komersil. Mereka menginginkan sesuatu yang baru dan lebih 'gelap'. Awalnya Batcave menampilkan band-band glam dan elektro, sampai pada akhirnya banyak band gothic bermain disana. Klub inilah yang sukses membesarkan nama-nama seperti Flesh for Lulu, Alien Sex Fiend, Specimen, dll. (kemudian style musik dari band-band seperti ini dikategorikan sebagai Batcave sounds)

Batcave memegang peranan besar dalam mempopulerkan fashion style, gaya hidup dan subkultur goth di scene London. Tur-tur yang dilakukan oleh Batcave dengan Dj dan band-bandnya menjadi event bagi kaum goth diluar London untuk berkumpul dan menyebarkan influence kepada scene-scene di seluruh negri. Keberadaannya menarik perhatian banyak media yang menandai klub ini sebagai sebuah subkultur baru di Inggris.

Meskipun pergerakan yang cukup besar telah terlihat, pemakaian label 'gothic' masih menjadi pro dan kontra bagi sebagian pengamat dan kritikus musik. Perhatian yang lebih serius dimulai pada tahun 1982 dimana band-band gothic gelombang kedua mendapat sorotan yang intens dari media nasional, ditandai dengan Southern Death Cult pada cover depan majalah NME bulan oktober 1982, dan Sex Gang Children pada cover depan majalah Noise! pada bulan yang sama.
Disusul dengan kemunculan artikel-artikel yang membahas lebih serius seperti artikel pada awal 1983 yang menuliskan bahwa pergerakan musik yang dilakukan the Banshees, Bauhaus, fenomena Batcave, dan second wave goth adalah pergerakan yang terpisah. pada Februari 1983 Richard North, seorang penulis dar Fist Of Therapy
Aug 25, 2008 at 12:00 AM

Fist Of Therapy

Fist Of Therapy ( F.O.T )

Fist Of Therapy ( F.O.T ) terbentuk sekitar pertengahan tahun 1997, dengan line up awal terdiri dari dua orang yaitu: M’beng (throat) dan Fery (guitar). F.O.T memulainya pada saat itu dengan sesuatu yang minimalis, hingga pada akhir tahun 1997. Line up kami bertambah dengan bergabungnya Iman (drum) dan Ilham (bass),yang sebelumnya kedua posisi tersebut sempat terisi oleh beberapa additonal players. F.O.T sendiri ketika pertama kali terbentuk lahir sebagai band Modern Hard Core, karena pada waktu itu F.O.T sangat terinfluence dengan “hero hardcore band” seperti STRIFE dan SNAPCASE. Kedua band tersebut sempat membawa pengaruh kuat dalam proses penciptaan lagu-lagu kami, akan tetapi eksistensi kami di scene extreme music ini tidak dapat di ikuti oleh kedua personil F.O.T yang lain, akhirnya Iman (drum) dan Ilham (bass) mengundurkan diri pada pertengahan tahun 1999 dan akhir tahun 2000 karena adanya kesibukan lain di luar F.O.T. kini F.O.T masih bisa eksis karena adanya beberapa teman yang dengan profesional mau mengisi kekosongan posisi sebagai additional player dan pada akhirnya dari beberapa orang tersebut pernah menjadi personil tetap, sempat tercatat nama-nama personil dari beberapa band Underground Lokal yaitu: Al (PURGATORY), Reza (QISHASH, Ad.REACTION), Alex (ex:REVITOL), Reza Patkay (END OF AGE, PAPER GANGSTER), Hell-me (PAIN KILLER), Aryomc (FLAMING ICARUS, DAGGER STAB), Andri (THEATHAN). Pendewasaan bermusik yang telah kami alami,juga berimbas dalam proses penciptaan musik & lirik,yang saat ini lebih bertemakan cinta namun dalam kontek yang buram & gelap,seperti kebanyakan di usung oleh band-band metalcore,

mungkin karena banyaknya referensi yang kami dengarkan di tambah lagi dengan bergabungnya Die (PURGATORY) untuk ke-2 kalinya sebagai second guitar,Antou Irene (bass) yang saat ini masih aktif juga sebagai line-up dari band post hardcore yang bernama finish irene & boim (drum),yang kemudian memperkuat dan mempertegas pendewasaan bermusik kami. Di tengah kesibukan kami dalam proses pembuatan Full length album yang memakan waktu cukup lama, F.O.T kemudian mendapat kesempatan untuk bergabung dalam catalog Album dengan title “REVOLUTION OF SOUNDS” yang di rilis oleh sony BMG (2005) dan kompilasi “Asian-European Indie Today”-By Sampah Project Records (2007),dan ini bisa di katakan sebagai pencapaian terbaik dari perjalanan bermusik kami di scene ini. Karena di kompilasi terakhir,singel kami “falling in lost” beredar di seluruh negara peserta kompilasi ini; tersebar di 4 negara di kawasan eropa timur dan 4 negara di kawasan asia.Semoga dalam waktu dekat full length album kami yang ber-title “romantic love in melancholy” dapat segera rilis di pasaran.Line up F.O.T pada saat ini adalah: M’beng (throat), Fery (guitar),dan Die (guitar),Antou Irene (bass),Boim (drum).Kami juga banyak terinfluence dengan band-band seperti: RED ROSES FOR A BLUE LADY, EVERYTIME I DIE, NORMA JEAN, KILLSWITCH ENGAGE, EIGHTEEN VISIONS, GLASSJAW, SNAPCASE, STRIFE, CONVERGE, PANTERA , HIM . Dan kami juga sangat mengharapkan agar line up kami dapat terus bertahan sehingga eksistensi kami dapat terus melekat di scene ini dan menjadi professional dalam membangun image kami sendiri. Demikian F.O.T mempersembahkan gambaran dari pengalaman kehidupan karya seni kami,semoga dapat di terima oleh kalangan pencinta musik di tanah air.
i majalah NME memberikan nama pergerakan ini sebagai Positive Punk.

Sex Gang Children dan Southern Death cult adalah 2 band penting dalam scene yang memegang andil dalam pemakaian istilah "Gothic" saat itu. Ian Astbury (Southern Death cult) menjuluki pengikut Andi (Count Visigoth dari Sex Gang Children) dengan sebutan "Goths". Dikuti oleh 2 orang jurnalis Dave Dorrel dan Tom Vague yang kemudian memakai nama itu dalam artikel-artikel mereka. Akhirnya, pada Oktober 1983 istilah "Gothic" secara resmi digunakan sebagai nama untuk subkultur dan pergerakan musik baru ini di Inggris dan dunia sampai dengan sekarang.

To be continue....

Krisna Widiathama (penulis adalah seorang ilustrator yang juga personel band experimental Black Ribbon dan beberapa kali menulis artikel dan review pada sejumlah media)

Tidak ada komentar: